Diskusi Ilmiah bersama Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI

Pada Hari Sabtu, 26 September 2015 pukul 16.00 – 18.00 telah diadakan Kegiatan Diskusi Ilmiah PPI Hokkaido di Hokkaido University International Conference Hall. Kegiatan yang merupakan program dari Divisi Penelitian dan Pengembangan ini diadakan dengan tujuan memberikan motivasi kepada mahasiswa dan warga Indonesia yang ada di Hokkaido, Jepang. Diskusi ini dihadiri oleh:

1. Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI, Bapak Iqbal Djawad,

2. Deputy Executive Director, Division of International Exchange, Hokkaido University, Bapak Ryuichiro SHIMA

3. Deputy Director, Division of International Support Division, Hokkaido University, Bapak Shinji Nakatani

4. Anggota PPI Hokkaido

13161462_10209270878908428_737937540_o

Melalui diskusi selama 2 jam ini, Bapak Iqbal Djawad menyampaikan bahwa “It is not the strongest of the species that survives, nor the most intelligent that survives. It is the one that is most adaptable to change., yaitu bukan orang yang paling kuat yang bisa bertahan, bukan juga orang yang paling pintar yang bisa survive, tetapi yang sangat mudah beradaptasi terhadap perubahan. Karena pada sejatinya, yang abadi dalam kehidupan adalah perubahan. Beliau juga menyampaikan bahwa pendidikan adalah menajamkan pikiran, menghaluskan perasaan dan menumbuhkan kebijakan. Pendidikanlah yang bisa mengkoneksikan dan menghubungkan satu masalah dengan solusi-solusi yang ada. Ibaratnya ketika kita membangun sebuah bangunan, berlantai tujuh, bukan dimulai dari lantai 3, namun dimulai dari pondasi dan lantai 1, yang berarti untuk mencapai suatu puncak tertentu, kita harus memulainya dari bawah. Apabila kita melakukan yang terbaik yang bisa kita lakukan, semesta alam akan membantu mempermudah niat dan maksud kita.

atase1Di kesempatan yang sama, Bapak Ryuchiro Shima menyampaikan pesan untuk membuat jaringan dan koneksi yang kuat antara Indonesia dan Jepang. Walau sudah kembali ke Indonesia nanti, tetap menjalin komunikasi dan informasi dengan yang ada di Jepang. Dengan komunikasi dan informasi ini, akan mempermudah hidup kita. Setelah penyampaian materi, diadakan diskusi tanya jawab, kemudian sesi foto bersama dengan Bapak Atase dan pejabat kampus Hokkaido University, kemudian dilanjutkan dengan pembagian bento makanan nusantara dan acara BBQ yang diadakan di Ishikari. Atas bantuan pihak kampus, dan teman-teman yang tidak dapat disebutkan satu persatu, acara diskusi ini berjalan dengan sangat lancar. Alhamdulillah, semoga kita bisa mengambil pelajaran dari apa yang sudah disampaikan pemateri, karena sebaik-baiknya orang adalah yang bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari setiap kejadian. Demikian, semoga bermanfaat!

atase2