PPI Hokkaido berbincang dengan pejabat baru KBRI Tokyo

Kontributor: Suherman

Bertempat di salah satu restoran di ground-Sapporo Eki, Jum’at malam 22 Februari 2012, PPI Hokkaido dan Sapporo kedatangan tamu istimewa yaitu Bpk. Jonny Sinaga dan rombongan dari KBRI Tokyo. Pak Jonny datang beserta Ibu dan rombongan yang seluruhnya berjumlah 6 orang dalam rangka anjangsana pejabat baru di lingkungan KBRI Tokyo setelah sebelumnya mengadakan kunjungan resmi ke KITA GAS sebagai Konsul Kehormatan masyarakat Indonesia di Hokkaido Jepang ini.

Pak Jonny sendiri merupakan pejabat baru di posisi Deputy Chief of Mission, yang merupakan posisi penting ke dua setelah Duta Besar yang saat ini masih dijabat oleh Bpk. Muhammad Lutfi. Sementara beberapa pejabat KBRI yang turut serta dalam rombongan diantaranya adalah Bpk. Maidiward yang merupakan pejabat Atase Kehutanan (Forestry attaché). Sementara itu, dari perwakilan PPI hadir Pak Eko Siswoyo, Pak Suherman, Pak Ario, pak Ahmad Syaefudin dan mas Wahyu yang langsung ke lokasi TKP setelah menyelesaikan aktivitasnya di kampus masing-masing.

Diskusi berlangsung dalam suasana santai dan sangat informal sehingga terasa akrab dan penuh kekeluargaan. Setelah dibuka dengan perkenalan dari masing-masing pihak yang hadir, topik diskusi dilanjutkan pada opini masing-masing sebagai perantau di Jepang, bagaimana kita bisa membawa nilai-nilai baik yang ada di Jepang untuk kemudian bisa kita terapkan di Indonesia berdasar pada tugas dan lingkungannya masing-masing.

pejabat1

Pak Jonny menyorot tentang peran alumni Jepang yang diharapkan bisa membawa perubahan dan dampak positif kala mereka kembali berkarya di Indonesia, sehingga lambat laun bisa mengatrol kemajuan bangsa sekaligus kesejahteraan masyarakat. Pak Eko dari PPI sendiri menyoal budaya baik yang selama ini dipelajari di Jepang mulai dari pemilahan sampah sampai komitmen orang Jepang terhadap aturan di segala level yang seyogyanya bisa diadopsi oleh masyarakat Indonesia sehingga akan berdampak pada ketertiban dan kenyamanan bersama.

Diskusi yang berlangsung 2 jam-pun akhirnya harus diakhiri dikarenakan jam telah menunjukkan pukul 9 malam, meskipun rasanya banyak kata dan cerita yang belum selesai dipertukarkan. Pak Jonny berharap di kesempatan yang akan datang (dalam tahun ini) bisa berkunjung lagi ke Sapporo dan berbincang dengan masyarakat dan pelajar Indonesia yang lainnya. Acara ditutup dengan foto bersama dan salam otsukaresamadeshita.

Reported by: Suherman