Video-video Pentas Malam Budaya PPI Hokkaido 2012

Kontributor: Rizki Suherman, Dwi Prabowo YS

Pentas Malam Budaya PPI Hokkaido 2012 memang relatif sudah lama berlalu. Ulasannyapun telah ditulis dengan apik oleh mas Doddy dan diupload di website PPIH. Namun, mungkin belum banyak yang tahu bahwa gegap gempita itu telah di rekam, diedit dan diupload di Youtobe oleh cameraman kita Pak Bowo. Memang tidak semuanya dapat disaksikan ulang di youtobe, namun cukuplah untuk obat penasaran bagi teman-teman yang tidak beruntung karena tidak dapat hadir di acara Malam budaya tersebut. Harapan lainnya adalah semoga video-video tersebut bisa menjadi inspirasi teman-teman PPI di tempat lain, serta suatu saat menjadi nostalgia indah bagi para “artis-artisnya” kelak he he he. So…inilah beberapa video acara pentas Malam Budaya PPIH 2012 yang bisa temn-teman nikmati di Youtobe.

1. Tari Tanggai
Tari ini berasal dari daerah Sumatra selatan. Merupakan sebuah tari persembahan yang senantiasa ditampilkan saat menyambut tamu-tamu di daerah Palembang. Kemewahan serta keanggunan yang berkelas dari tarian ini, dicitrakan dengan sangat baik oleh Manda, Stefanie, dan mbak Dhian lewat tarian yang lembut, pelan, dan indah.
http://www.youtube.com/watch?v=4USWfEdbrzM

2. Tari Rantak
“Rancak bana!!!!” itulah sepotong kalimat yang pertama kali terlontar saat melihat penampilan Pak Efendi, mbak Eka, mbak Indun, Deasy, Marco, Delta dan mbak Tika, dan mbak Ratna. Irama music yang dinamis, gerak tari yang lincah, bersemangat, dan kompak, benar-benar membuat kita menjadi terpukau. Benar-benar keren…. Padahal ini tarian yang cukup rumit dan membutuhkan kerjasama team yang baik. Empat jempol deh buat para penari yang pastinya telah bekerja keras latihan di sela-sela jadwal jikken yang padat. Terbaik !!!!
http://www.youtube.com/watch?v=oSh_NHE8ul8

3. Rindik Performance
Rindik performance merupakan duet Wahyu dan Narumi-san memainkan gamelan Bali. Irama gamelan dari Bali sedikit berbeda dengan gamelan Jawa. Jika gamelan Jawa terdengar lembut dan syahdu, maka gamelan Bali dimainkan dengan lebih cepat dan keras. Meskipun hanya berupa music tanpa diiringi nyayian atau tarian, namun alunan nada hasil “ketukan” Wahyu dan Narumi-san membuat kita terhanyut. Sehingga performance sekitar 12 menit itu terasa begitu singkat. Psssst…jangan bilang-bilang ya, bahwa meskipun Wahyu yang orang Indonesia-nya, tapi ternyata Wahyu loh yang belajar memainkan gamelan Bali ini dari….. Hasilnya??? Sip banget Wahyu!!!!
http://www.youtube.com/watch?v=HkAwoGr6uEU

4. Tari Merak
Dari perawakannya yang singset & langsing, tentu bisa ditebak kalau bu Yusti bisa menari. So tidak terlampau kaget melihat kepiawaian bu Yusti berlenggak-lenggok dengan gemulai dalam balutan kostum meraknya. Yang kaget adalah saat melihat mbak Ina. Ternyata mbak Ina juga bisa nari toh? Pandai pula tuh!!! Goyangan kepalanya….kawai !!! Terbaik benar acara malam Budaya PPI Hokkaido 2012 ini, bisa menampilkan potensi-potensi terpendam anggota-anggotanya.
http://www.youtube.com/watch?v=vjykiafI6U4

5. Tari Wiranata
Konon tari Wiranata ini melukiskan gerak-gerik sepak terjang yang gagah perkasa dari seorang raja. Keistimewaan tari ini adalah pada gerakan mata penari dan ekspresi wajah/mata. Begitu melihat tari ini, spontan para penonton mencoba menirukan gerakan jari-jari dari tari Wiranata ini, dengan merapatkan jari manis dan kelingking, serta jari tengah dan telunjuk, kemudian mencoba menggerak-gerakannya. Sulit menirukannya. Apalagi menirukan gerakan mata penarinya. Sugoi ya! Eits…yang lebih sugoi-nya lagi, yang menari tari Wiranata ini ternyata bukan orang Indonesia, melainkan orang Jepang yaitu Yamada-san.
http://www.youtube.com/watch?v=YJ1zWhG5yQ0

6. Performance dari Taniguchi sensei
Sensei yang tetap cantik di usia lanjut ini terkenal atas dedikasinya dalam dunia tari di Jepang. Beliau mempunyai sangar tari sendiri di Jepang. Nah, jika teman-teman yang kebetulan sedang kuliah di Sapporo ini ingin belajar menari, khususnya seni tari Jepang, bisa datang ke sanggar beliau di Sapporo.
http://www.youtube.com/watch?v=2iGKt1ey568

7. Tari Manasai
Dengan diiringi petikan gitar Marco dan Wahyu, serta tabuhan gendang pak Efendi, anggota team penari Manasai yang sebagian besar teman-teman dari Jepang, asyik menari sembari memainkan selendang mereka. Tari manasai adalah sejenis tari pergaulan di masyarakat dayak Kalimantan tengah. Suasana semakin meriah takkala para penari mulai turun dari panggung, mengalungkan selendang mereka ke penonton serta mengajak mereka ikut naik ke panggung dan menari bersama. Apalagi kemudian teman2 PPI lain yang ikut naik dan menari.
http://www.youtube.com/watch?v=LigD4ZVzBr0

8. Tari Bunga Sakura
Sesuai dengan namanya, tari Bunga Sakura ini mencoba menggambarkan keindahan Sakura yang mempesona. Dengan membawa rangkaian bunga Sakura, para penari bergerak anggun seperti gerakan bunga Sakura yang saat tertiup angin musim semi.
http://www.youtube.com/watch?v=FXGNc0Xjkw4

9. Tari Kawaii Sakanaya San
Tidak hanya okaasan dan otousan saja yang bisa melakukan performance di pentas Malam Budaya PPIH 2012, anak-anak juga berani unjuk gigi. Coba lihat Syifa, Danis, dan Aya, yang terlihat ceria dan kawai. Terlihat betul mereka menari dengan enjoy. Hemm…anak-anak memang sugoi !!! selain merupakan golongan orang Indonesia yang paling jago cas cis cus berbahasa Jepang, juga yang kayaknya menikmati betul kehidupan di Jepang.
http://www.youtube.com/watch?v=lVpqJtHjaig

10. Tari Sajojo
Dibuka dan ditutup dengan spektakuler, mungkin inilah yang ingin diwujudkan oleh panitia acara Pentas Malam Budaya PPIH 2012. Tari Sajojo menjadi pilihan yang paling asyik untuk menutup acara Pentas Malam Budaya. Begitu Doddy, Deasy n the gank keluar dan menari Sajojo, aura persahabatan, keramahan, keceriaan, langsung menyebar keseluruh ruangan. Seolah terhipnotis, tanpa sadar orang-orang ikut berdendang, kemudian menepuk tangan mengikuti irama, dan….saking asyiknya, mereka kemudian berdiri dan ikut bergoyang bersama. Semua tersenyum dan tertawa bersama.
http://www.youtube.com/watch?v=UKrO7bCdS4k

Sekali lagi, pentas Malam Budaya memang telah berlalu. Namun gegap gempitanya masih terekam dengan baik di hati dan di video ini. Please watch…and enjoy it. (Rizki Suherman).